Sinergi Tiga Kepala Daerah: Merumuskan Solusi Strategis Kemacetan Simpang Mengkreng

NGANJUK,expressimedia.com – Upaya mengurai kemacetan di Simpang Empat Mengkreng yang dikenal sebagai salah satu titik termacet nasional terus dilakukan. Tiga kepala daerah, yakni Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dan Bupati Jombang Warsubi, menggelar pertemuan koordinasi lapangan pada Rabu sore (08/04).

Pertemuan berlangsung di Pos Polisi Mengkreng, sebagai langkah konkret merumuskan penanganan komprehensif terhadap kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi, khususnya saat momentum Ramadan dan arus mudik Lebaran.

Kolaborasi ini disebut sebagai sinergi “Segitiga Emas” antarwilayah guna mengurai kemacetan yang selama ini menjadi perhatian publik lintas kabupaten.

Dalam diskusi tersebut, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan fisik tengah dipersiapkan, termasuk wacana pembangunan flyover sepanjang kurang lebih 700 meter. Saat ini, proyek tersebut masih menunggu finalisasi Detailed Engineering Design (DED) dari kementerian terkait.

Sementara itu, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi atau Kang Marhaen, menekankan pentingnya percepatan langkah strategis melalui koordinasi teknis lintas daerah.

Ia menyebutkan, pada hari berikutnya akan dilakukan pembahasan teknis oleh jajaran Dinas PUPR dan Bappeda dari ketiga kabupaten guna mematangkan rencana yang ada.

“Kami berfokus pada dua skema pembiayaan. Prioritas utama adalah pengajuan pendanaan penuh dari Kementerian PUPR mengingat jalur ini merupakan jalan nasional. Namun, kami juga menyiapkan rencana cadangan untuk didiskusikan lebih lanjut, termasuk teknis pengadaan lahan,” jelasnya.

Ditargetkan, dalam waktu dekat dokumen usulan bersama berupa proposal dan rekomendasi kebijakan telah rampung untuk kemudian dipresentasikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian PUPR.

Melalui sinergi lintas daerah ini, diharapkan solusi yang dihasilkan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kelancaran arus lalu lintas serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Timur.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *