Jalan Rusak di Desa Bandung Betet Akan Segera Diperbaiki Secepatnya, Masyarakat diharapkan Bersabar dan tak Perlu Kuatir

NGANJUK, expressimedia.com – Pemkab Nganjuk melalui Dinas PUPR akan realisasikan apa yang sudah dijanjikan oleh bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, yaitu perbaikan jalan jalan rusak yang ada kabupaten Nganjuk khususnya di Dusun Bandung, Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur melalui skema penanganan kedaruratan.

Kepastian itu disampaikan bupati Marhaen setelah warga setempat melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang dan menebar ikan lele di kubangan jalan rusak.

Menurut warga setempat kondisi jalan yang rusak hampir 10 tahun namun tak kunjung diperbaiki.

Kang Marhaen bupati Nganjuk , mengakui bahwa kondisi jalan di Dusun Bandung, Desa Betet, memang mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Saya (sudah) keliling dari Tanjunganom hingga melewati Desa Kampung Baru, jalannya halus-halus semua. Di sini ini memang yang paling jelek,” ujar Kang Marhaen saat itu.

“Wajar kalau warga menyampaikan aspirasi, bahkan dengan cara simbolik seperti menanam pohon pisang sebagai pengingat bagi pemerintah,” lanjutnya.

Menurut Kang Marhaen, terdapat dua faktor utama penyebab kerusakan jalan. Pertama, tingginya intensitas kendaraan berat, terutama truk pengangkut batu bata, mengingat wilayah tersebut merupakan sentra pengrajin batu bata.

Kedua, dikarenakan sistem drainase yang tidak berfungsi optimal, sehingga air menggenang di badan jalan. “Aspal itu kalau sering tergenang air, seminggu, dua minggu, tiga minggu pasti habis lagi,” jelasnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas PUPR , siap untuk segera memperbaiki akan tetapi masyarakat harus sabar dan tau kondisi saat ini, semua memakai mekanisme dan prosedur yang ada.

Ony kepala Dinas PUPR Nganjuk melalui Yudi berharap kepada warga setempat untuk tidak mudah terkena hasutan dari orang yang tak bertanggung jawab, semua pekerjaan yang berkaitan dengan uang negara harus melalui prosedur dan aturan yang ada, semua butuh proses .

Penanganan melalui skema Unit Reaksi Cepat Pemeliharaan Jalan (URCPJ). Skema tersebut difokuskan untuk memastikan jalan kembali dapat dilalui secara aman dalam waktu dekat, terutama menjelang Hari Raya IdulFitri.

“Kami minta masyarakat bersabar. Ini kita tangani darurat dulu, supaya warga bisa berlebaran dengan nyaman. Selanjutnya akan kita perbaiki lebih permanen dan terencana,” tuturnya. (ADV/PUPR)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *