Nganjuk, expressimedia.com — Pemerintah Kabupaten Nganjuk kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada ribuan masyarakat yang terdampak sektor industri tembakau. Penyaluran berlangsung di Pendopo Kabupaten Nganjuk, Jumat (12/10/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.B.A., bersama Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Dalam sambutannya, Bupati Marhaen menegaskan bahwa BLT DBHCHT merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah kepada buruh pabrik rokok, petani tembakau, dan masyarakat yang bergantung pada industri hasil tembakau.
“Dana ini berasal dari pajak industri tembakau dan dikembalikan kepada masyarakat yang berhak. Semoga menjadi stimulus positif agar penerima semakin mandiri dan sejahtera,” ujar Bupati.
Pada penyaluran kali ini, pemerintah memberikan bantuan kepada 4.025 penerima, terdiri dari:
1.819 buruh pabrik rokok
2.073 petani tembakau
133 pekerja sektor terkait
Masing-masing mendapatkan Rp1.200.000 untuk membantu kebutuhan dasar seperti pangan, kesehatan, hingga pendidikan.
Bupati Marhaen menambahkan bahwa Pemkab Nganjuk akan terus mendukung industri tembakau legal serta memastikan program bantuan tepat sasaran.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya habis untuk kebutuhan sesaat, tetapi menjadi motivasi untuk bangkit dan menatap masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Selain memperkuat sisi kesejahteraan, kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menegaskan visi Pemkab Nganjuk dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan tersalurnya BLT DBHCHT ini, pemerintah berharap industri tembakau tetap tumbuh secara legal, sementara perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Nganjuk semakin meningkat.


